Cinta dan Perkawinan

Ada sebuah tulisan yang cukup menarik untuk dibaca. Tulisan ini saya ambil saat saya mencari sesuatu di tempatnya tante google :D … Semoga kita bisa mengambil hikmahnya. Amin.

————-

Satu hari , seorang murid bertanya pada gurunya, “wahai guru … Apakah itu cinta? , dan bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab ,”Ada ladang gandum yang luas didepan sana , berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali , kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan , artinya kamu telah menemukan cinta”

Murid itu pun berjalan , dan tidak seberapa lama , dia kembali dengan tangan kosong , tanpa membawa apapun .

Melihat hal itu gurunya bertanya “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Murid menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja , dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali , sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan , tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana , jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi , baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi , jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”.

Mendengar penjelasan muridnya , sang guru kemudian menjawab dengan bijak ” Jadi ya itulah cinta… ”

Di hari yang lain , murid kembali bertanya pada gurunya “Guru … apa itu perkawinan? Dan bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya langsung menjawab “anakku… di depan sana ada sebuah hutan yang subur, berjalanlah tanpa boleh mundur kembali, dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”.

Murid pun berjalan… dan tidak seberapa lama , dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar, subur , dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?” , murid pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya , setelah menjelajah hampir setengah hutan , ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi di kesempatan ini , aku lihat pohon ini , dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat , jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya” Jawab muridnya…

Mendengar hal itu … gurunyapun kemudian menjawab, ” ya …. itulah perkawinan”

Cinta itu semakin dicari , maka semakin tidak ditemukan.
Cinta adanya di dalam lubuk hati , ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta , maka yang didapat adalah kehampaan… , tiada sesuatupun yang didapat , dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur , jadi … terimalah cinta apa adanya.,
Dan perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta , yang merupakan proses mendapatkan kesempatan . Ketika kita mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada , maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya , ketika kesempurnaan ingin kita dapatkan , maka sia2lah waktu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu tidak pernah ada..

Allah berfirman:
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. 30:21)

_______
Posting by lutfinda kartika in mailinglist MQCC Jogja

Nasehat Diri

“Yaa Rabb karuniakanlah kepadaku pasangan hidup dan keturunan yang menyenangkan hati bagi kami dan jadikan kami sebagai teladan yang baik bagi orang-orang yang bertakwa kepadaMu” (QS Al Furqan: 74)

Menikah adalah suatu ibadah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Tetapi menemukan jodoh tidak semua berlaku sama bagi hamba-hamba Allah. Ada yang dipertemukan jodohnya dengan mudah dan ada pula yang tidak. Ada yang bisa menikah dengan mudahnya ada pula yang mengalami proses yang berliku-liku baru bisa menikah. Ada yang sudah bertahun-tahun menjalani poses “pacaran” namun akhirnya tidak jadi menikah, ada pula yang baru bertemu langsung bisa menikah. Semua ada hikmahnya. Pasti Allah memiliki maksud yang baik yang tidak kita ketahui. Manusia hanya bisa berencana sementara Allah pula yang memutuskan jua.
Read more »

Merayakan Valentine Day, Berarti Ikut Menuhankan Yesus

Di hari-hari ini, sesekali pergilah ke mall atau supermarket besar yang ada di kota Anda. Lihatlah interior mall atau supermarket tersebut. Anda pasti menjumpai interiornya dipenuhi pernak-pernik—apakah itu berbentuk pita, bantal berbentuk hati, boneka beruang, atau rangkaian bunga—yang didominasi dua warna: pink dan biru muda.

Dan Anda pasti mafhum, sebentar lagi kebanyakan anak-anak muda seluruh dunia akan merayakan Hari Kasih Sayang atau yang lebih tenar distilahkan dengan Valentine Day.

Momentum ini sangat disukai anak-anak remaja, terutama remaja perkotaan. Karena di hari itu, 14 Februari, mereka terbiasa merayakannya bersama orang-orang yang dicintai atau disayanginya, terutama kekasih. Valentine Day memang berasal dari tradisi Kristen Barat, namun sekarang momentum ini dirayakan di hampir semua negara, tak terkecuali negeri-negeri Islam besar seperti Indonesia.

Sayangnya, tidak semua anak-anak remaja memahami dengan baik esensi dari Valentine Day. Mereka menganggap perayaan ini sama saja dengan perayaan-perayaan lain seperti Hari Ibu, Hari Pahlawan, dan sebagainya. Padahal kenyataannya sama sekali berbeda. Read more »

Ukhuwwah

Ini adalah sebuah kisah tentang kepemimpinan Ali ibn Abi Thalib dalam
Khulafaurrasyidin yang sangat patut kita teladani.

Tidak ada khalifah yang paling mencintai ukhuwwah, ketika orang berusaha menghancurkannya, seperti Ali ibn Abi Thalib. Baru saja dia memegang tampuk pemerintahan, beberapa orang tokoh sahabat melakukan pemberontakan. Dua orang di antara pemimpin Muhajirin meminta izin untuk melakukan umrah. Ternyata mereka kemudian bergabung dengan pasukan pembangkang. Walaupun menurut hukum Islam pembangkang harus diperangi, Ali memilih pendekatan persuasif. Dia mengirim beberapa orang utusan untuk menyadarkan mereka. Beberapa pucuk surat dikirimkan. Namun, seluruh upaya ini gagal. Jumlah pasukan pemberontak semakin membengkak. Mereka bergerak menuju Basra.

Dengan hati yang berat, Ali menghimpun pasukan. Ketika dia sampai di perbatasan Basra, di satu tempat yang bernama Alzawiyah, dia turun dari kuda. Dia melakukan shalat empat rakaat. Usai shalat, dia merebahkan pipinya ke atas tanah dan air matanya mengalir membasahi tanah di bawahnya. Kemudian dia mengangkat tangan dan berdo’a: “Ya Allah, yang memelihara langit dan apa-apa yang dinaunginya, yang memelihara bumi dan apa-apa yang ditumbuhkannya. Wahai Tuhan pemilik ‘arasy nan agung. Inilah Basra. Aku mohon kepada-Mu kebaikan kota ini. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya. Ya Allah, masukkanlah aku ke tempat masuk yang baik, karena Engkaulah sebaik-baiknya yang menempatkan orang. Ya Allah, mereka telah membangkang aku, menentang aku dan memutuskan bay’ah-ku. Ya Allah, peliharalah darah kaum Muslim.” Read more »

Kenikmatan Dekat Dgn Allah

Abu Bakar Asy-Syibli berkata :

  • “Jikalau engkau sudah merasakan nikmatnya dekat dengan Allah…
  • niscaya engkau dapat merasakan bagaimana pahitnya jauh dari Allah”.

Bagi orang-orang ahli ibadah yang senantiasa bertaqarrub kepada Allah, mereka akan terasa tersiksa batinnya ketika jauh dari Allah. Oleh karena itu Rasulullah SAW berdo’a dengan do’a berikut ini :

“Ya Allah, berilah aku rizki dengan kelezatan memandang wajah-Mu yang mulia dan nikmatnya rindu bersua dengan-Mu”

_______________________
dari Nashaihul Ibad, Imam Nawawi Al-Bantani

Kesempurnaan Al-Qur’an

Al-QuranSUMBER PETUNJUK

Al-Qur’an sebagai sebuah Kitab yang diturunkan oleh Allah pencipta semesta alam berfungsi sebagai petunjuk bagi orang-orang yang takut kepada Tuhan (takwa). Allah tidak ada menetapkan kitab lain untuk dijadikan sebagai sumber petunjuk.

“Kitab ini, tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang yang takwa.” [Q.S. 2:2]

Petunjuk al-Qur’an meliputi penjelasan atas segala sesuatu yang dihukumkan Allah atas manusia, baik itu berupa ketetapan, suruhan, maupun larangan.

“Bukanlah (al-Qur’an) itu perkataan yang diada-adakan, tetapi ia membenarkan (Kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan petunjuk serta rahmat bagi kaum yang beriman.” [Q.S. 12:111]

TERJAGA

Diantara upaya syaitan untuk menjauhkan manusia dari al-Qur’an adalah dengan cara meniupkan keragu-raguan atas keaslian al-Qur’an. Kita jangan sampai goyah oleh godaan semacam itu karena Allah sendiri telah menjamin untuk menjaga al-Qur’an.

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Peringatan (al-Qur’an), dan Kamilah yang menjaganya .” [Q.S. 15:9] Read more »

Tak mungkin kita hidup tanpa perbaikan diri

“Memang proses menjadi baik itu panjang. Tetapi keputusan untuk memulai baik hanya memerlukan waktu beberapa saat”

Umar bin Abdul Aziz menangis tersedu-sedu. Dipandanginya penduduk Madinah dengan tatapan kasih sayang yang mendalam. Dengan suara parau ia berkata, Wahai penduduk Madinah, sesungguhnya aku khawatir menjadi orang yang melupakan jasa baik Madinah.Hari itu Umar bin Abdul Aziz harus meninggalkan kota suci itu. Tempat yang sangat mengesankan bagi seluruh proses perubahan dirinya. Karena ia telah ditetapkan untuk memimpin tampuk tertinggi kekhalifahan Bani Umayyah di Damaskus.

Terlalu banyak kenangan indah Umar bin Abdul Aziz di Madinah. Tidak mudah begitu saja ia menghapus lembaran hidupnya di sana. Di kota mulia itulah Umar menjalani penempaan dirinya bertahun-tahun. Sesuatu yang kemudian memberi andil sangat besar bagi sikap, tindak tanduk bahkan keputusan-keputusannya ketika kelak menjadi khalifah. Read more »

AIR TAWAR DI LAUT ASIN

Dan Dia yang menjadikan dua laut, yang satu asin dan pahit rasanya, dan yang lain tawar manis rasanya. Dan dijadikan-Nya dinding pemisah antara keduanya.
(Q.S. Al Furqan 25: 53)

Bila kita naik mobil dari Bandara King Abdul Aziz menuju pusat kota Jeddah, kira-kira di setengah perjalan, disebelah kanan di tepi Laut Merah akan tampak pipa-pipa menjulang tinggi mengeluarkan asap. Itu merupakan pabrik instalasi penyulingan air laut untuk memasok kebutuhan air tawar sejumlah 38 ribu m3 per hari bagi penduduk kota Jeddah. Dalam Arrab News, 11 Juli 2004, ada ulasan tentang instalasi penyulingan air laut tadi. Para insinyur kawatir kalau terjadi sabotase atau serangan teroris terhadap instalasi tadi berarti bencana kehausan bagi Jeddah. Seorang wanita ahli tehnik bernama Dr. Amal al Iraqi, yang menjabat direktur perusahaan Nafia Water, mengusulkan alternative yang sesuai dengan isyarat Al Qur’an surat Al Furqan (25) ayat 53. Yakni mengambil air dari sumber mata air tawar di dasar laut.dalam penelitiannya bersama para ahli Prancis dari Nymphaea Water, disepanjang dasar Laut Merah yang asin terdapat beribu-ribu titik sumber mata air tawar. Sumber-sumber air tawar ini mengeluarkan air terus-menerus dan tidak bercampur dengan air laut di sekitarnya yang asin, seolah-olah ada dinding selubang yang membatasinya. Tepat seperti yang disebut dalam Al Qur’an. Subhanallah, Nabi Muhammad saw. tidak pernah menyelam di Laut Merah. Bagaimana beliau bias mengetahui hal ini? Hal tak terbantahkan ini merupakan bukti mukjizat Al Qur’an. Masihkan manusia mengingkari?

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang masih kamu dustakan?” (Q.S Ar-Rahman 55:13)

Pada zaman purbakala, mata air tawar ini berada di daratan. Karena gerakan geologis, daratan tadi terbenam, atau sebaliknya permukaan laut yang naik, kini daratan tadi berada di dasar laut. Tetapi tenggelamnya tidak menghentikan pancaran mata air itu. Mereka tetap mengalirkan air tawar itu dengan tingkat keasinan (salinitas) kurang dari 1,4 gram per liter dan temperature 17oC. Debitnya di musim panas 80 liter per detik dan dimusim lain 120-150 liter per detik. Dengan teknologi khusu, air tadi tinggal dialirkan melalui pipa untuk memenuhi kebutuhan kota-kota di sepanjang pantai Laut Merah, atau bias juga dikemas dalam botol. Teknologinya sederhana, tidak merusak ekosistem dan biayanya hanya seperempat dari instalasi penyulingan air laut model sekarang. Juga lebih aman karena sangat sulit dijadikan sasaran bom. Pierre Becker dan Thierry Carlin, penemu system teknologi tadi, pertama kali melalukan uji coba di mata air dasar laut di perbatasan Prancis-Italia. Menurut mereka sumber-sumber mata air tawar terdapat diseluruh dasar laut di dunia. Allahu Akbar.

Menurut Edgren (1993) 50-70% penduduk dunia, atau 5,3 miliar manusia tertempat tinggal dikawasan pesisir. Sedangkan menurut Cicin Sain dan Knecht (1998), dua pertiga kota besar di dunia berada di pesisir. Dengan pertambahan penduduk dan industri yang pesat, sumber air tawar dataran akan segera terkuras habis. Tetapi AlQur’an mengisyaratkan bahwa manusia bias menggali sumber mata air dasar laut untuk mengatasinya. Maha Besar Allah.

Sumber: “Percikan Sains Dalam Al Quran, Menggali Inspirasi Ilmiah”, Ir. H. Bambang Pranggono, MBA, IAI”

Stop Makan Sebelum Kenyang

eramuslim - Berabad-abad lalu, Rasullulah SAW pernah bersabda, berhentilah makan sebelum kenyang. Ternyata, dari hasil sebuah riset terbaru menemukan bukti, bahwa dengan porsi makan lebih rendah, harapan hidup bisa meningkat dua perlima.

Semua orang pasti ingin hidup lebih panjang, dan berbagai upaya dicari untuk menuju ke sana. Salah satunya dari sikap makan. Tubuh kita merupakan otobiagrafi dari apa yang kita makan. Rakus dan banyak makan menyimpan banyak penyakit. Di samping itu, banyak makan berarti membiarkan lebih banyak racun masuk ke dalam tubuh.

Pasalnya, dari dulu hingga sekarang banyak bahan makanan berbahaya ditemukan dalam menu harian kita. Bahkan, menu modern sekalipun tak luput dari hal tersebut. Baru-baru ini, misalnya, racun dioxin ternyata terdapat pada semua menu berlemak. Padahal, WHO, mengatakan bahwa dioxin merupakan pencetus kanker selain merusak sistem saraf, hati dan hormon reproduksi.

Hal baru lainnya, bahwa potato chip (keripik kentang) dan kentang goreng, dua jenis makanan itu ternyata positif mengandung racun acrylamide yang tergolong zat pencetus kanker. Zat acrylamide yang merupakan bahan pembuat plastik dan pewarna timbul akibat suhu tinggi saat menggoreng kentang. Kentang sendiri mengandung asparagine, jika dipanaskan maka akan berubah menjadi acrylamide.

Racun juga masuk ke dalam bumbu penyedap seperti saus tomat, sambal botol, kecap, tahu dan panganan industri rumahan yang terdeteksi kedapatan zat Rhodamine-B, zat untuk mewarnai tekstil. Bahan pengawet mayat,formalin, pun sudah dipakai untuk menambah segar mie, tahu, ikan laut dan sebagainya. Bahkan, ikan asin juga tak luput dari olesan zat nitrosamin, zat pencetus kanker.

Kembali soal makan dengan porsi lebih sedikit. Stewart Frankel, periset dari Universitas Yale menyimpulkan dari hasil penelitiannya terhadap berbagai kapang, cacing, serangga dan mamalia, bahwa dengan porsi makan lebih sedikit akan mengoptimalkan umur (life-span) 33-50 persen ketimbang yang rakus makan. Diduga hal yang sama juga bisa terjadi pada manusia.

Ada dua gen kunci yang menentukan umur bisa direntangkan lebih optimal yakni Rpd3 (histone deacetylase) dan Sir2. Kadar Rpd3 yang rendah dan Sir2 yang tinggi menentukan bisa lebih optimalnya umur seseorang direntangkan. Oleh karena itu, makan banyak berarti meninggikan Rpd3 yang bikin umur tidak bisa lebih panjang. Maka agar umur merentangkan lebih panjang, kadar Rpd3 harus diturunkan dengan mengurangi makan.

Orang bisa tidak perlu mengurangi makan jika berhasil menurunkan kadar enzim Rpd3. Untuk itu sedang diteliti terus hadirnya obat yang bisa menekan enzim Rpd3 dalam badan. Kini, sedng diteliti kemungkinan ‘phenylbutyrate’ menekan enzim Rpd3 sehingga orang masih mungkin mengoptimalkan panjang umurnya sambil tetap bisa makan banyak.

Namun, selama obat belum ada, dan agar umur kita bisa direntangkan secara optimal, pilihannya cuma satu, stop makan sebelum kenyang, tidak lapar mata, atau punya hobi doyan ditraktir, dan kepingin makan terus kendati tidak sedang lapar.

Sumber: Eramuslim

BlogRoll :

Links :

MQCC Jogja Photo :

www.flickr.com
klubmq.jogja's photos More of klubmq.jogja's photos

Credit & Affilliate :

Counter :