Nasehat Diri
“Yaa Rabb karuniakanlah kepadaku pasangan hidup dan keturunan yang menyenangkan hati bagi kami dan jadikan kami sebagai teladan yang baik bagi orang-orang yang bertakwa kepadaMu” (QS Al Furqan: 74)
Menikah adalah suatu ibadah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Tetapi menemukan jodoh tidak semua berlaku sama bagi hamba-hamba Allah. Ada yang dipertemukan jodohnya dengan mudah dan ada pula yang tidak. Ada yang bisa menikah dengan mudahnya ada pula yang mengalami proses yang berliku-liku baru bisa menikah. Ada yang sudah bertahun-tahun menjalani poses “pacaran” namun akhirnya tidak jadi menikah, ada pula yang baru bertemu langsung bisa menikah. Semua ada hikmahnya. Pasti Allah memiliki maksud yang baik yang tidak kita ketahui. Manusia hanya bisa berencana sementara Allah pula yang memutuskan jua.
Keresahan hati dalam menunggu masa penantian. Menunggu sampai kapan jodoh akan datang sementara waktu terus berjalan adalah sesuatu yang pasti banyak dirasakan bagi muslimah yang belum menikah sementara usianya sudah tidak bisa dianggap muda lagi. Kecemasan akan senantiasa mendera hati… kadang berpikir, apa Tuhan telah takdirkan diri ini hanya untuk hidup membujang? Mungkinkah masih ada seorang laki-laki yang berkenan mempersunting diri sementara banyak sekali kekurangan yang dimiliki? Kenapa Allah mempersulit diriku sementara aku pingin sekali bisa melaksanakan pernikahan. Bukankah menikah itu ibadah, lalu kenapa Allah tidak memudahkan jalanku? Kenapa Allah tidak adil padaku? Aku juga berharap seperti yang lainnya..kenapa mereka bisa menikah…mengapa aku tidak diijinkan?…kenapa? kenapa?? Dan banyak pikiran lain yang selalu berkecamuk yang pada intinya hanya sebagai bentuk kecemasan dan keputus asaan… Wahai sahabat muslimahku, banyak-banyak beristighfarlah jika engkau sempat memiliki pikiran seperti diatas….
Duhai sahabat muslimah yang saat ini tengah resah, yakinlah Allah sangat sayang kepadamu. Apa yang tengah engkau alami pasti ada maksud/hikmah disebaliknya. Allah tidak mungkin menyengsarakan kita. Dia punya maksud baik yang mungkin kita belom sanggup memahaminya saja.
Ingatlah dengan firman Allah, “boleh jadi apa yang kamu anggap buruk merupakan yang terbaik menurut Allah, dan boleh jadi apa yang kamu anggap baik merupakan yang terburuk menurut Allah” (QS Al Baqarah:
216) Semua peristiwa seburuk apapun itu harus kita terima dengan ikhlas hati dan lapang dada. Muslimah yang sejati adalah mereka yang mampu menghadapi segala keadaan baik senang/bahagia atau menderita dengan iman dan taqwa. Baginya ujian hidup senang atau duka tidak akan mempengaruhi dirinya. Dia akan bersabar kala ditimpa musibah/kepahitan hidup dan dia akan bersyukur apabila ditimpa musibah kenikmatan dalam hidupnya.
Kesabaran kita dalam masa menanti jodoh jangan diartikan duduk diam menunggu jodoh datang ke rumah, melainkan diiringi dengan niat yang lurus, mengoptimalkan ikhtiar, doa dan memasrahkan hasilnya nanti kepada Allah dengan sikap tawakal. Andai kita mengalami kegagalan dan kegagalan.. berusahalah untuk senantiasa berkusnudzon kepada Allah.. bisa jadi kita tengah diuji kesabaran sehingga Allah ingin
menaikkan derajat keimanan kita disampingNya… bisa jadi pula Allah tengah mempersiapkan jodoh yang terbaik buat kita… kita hanya makhluk yang memiliki pengetahuan yang terbatas, sementara Allah Maha Mengetahui segalanya… Sementara waktu berjalan… ikhtiar dijalankan.. sibukan dirimu dengan
kegiatan yang bermanfaat. Perdalam ilmu agamamu dengan banyak-banyak membaca tentang hal yang berkaitan dengan masalah wanita dan pernikahan. Persiapkan diri kita untuk bisa menjadi wanita dan istri
yang sholehah.Bertemanlah dengan teman-teman yang sholehah yang bisa menularkan dirimu kebaikan selalu. Ikuti majelis taklim yang mampu mengasah ilmu dan keimananmu. Ingatlah pupuknya iman adalah ilmu. Perbaiki pula ibadah wajib dan kerjakan pula ibadah sunnah. Jangan sekali-kali berpikiran buruk kepada Allah, tepislah itu dengan senantiasa berdzikir kepada Nya. Allah Maha Sayang.. Allah Maha Kasih kepada kita… yakinlah suatu ketika jodoh kita akan datang tanpa diduga… Tunggu saja!
Wallahu’alam bishowab.
“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati, kamu lah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman” (QS Ali Imran: 139)
_________________________
Oleh: Tika CyberMQ Jogja, tulisan pribadi untuk nasehati diri hehe..





