Mabit Muharam

“HIDAYAH”
Masa Lalu Menjadi Sejarah Esok Menjadi Harapan

Assalamu’alaikum wr.wb
Datang yuk ke acara Mabit Muharam yang diselenggarakan di:
Masjid Mardliyah Yogyakarta
Senin, 30 Januari 2006
Pukul : 18.30 WIB - Selesai

Bersama Pembicara:
1. Ust. Basuki Abdurahman
2. Ust. Fauzil Adim

Agenda Acara:
1. Tasmi’ Al Quran
2. Materi 1
3. Materi 2
4. Muhasabah
5. Qiyamul Lail

Kontribusi
Rp. 3000

Fasilitas
Ilmu, Snack, Pembatas Buku

Contact Person :
1. Novita 0274 7469240
2. Amin 0274 514649

Created by FOSDA (Forum Study dan Dakwah) Masjid Mardliyah Yogyakarta

Beasiswa Keluar Negeri

Assalamu’alikum wr.wb
Alhamdulillah, saya mau cerita sedikit ya. ..kemarin ada info tentang beasiswa ke luar negeri. Infonya saya dapatkan dari pamflet yang ada di kost, ternyata dari IDP Australia membuka peluang beasiswa untuk mahasiswa di Indonesia. Acara promosi ini hanya diadakan di 5 kota besar di Indonesia, yaitu; Bandung, Surabaya, Jakarta, Medan dan yang terakhir Yogya yang diselenggarakan di Hotel Melia Purosari tanggal 19 Januari 2006 kemarin. Tidak main-main, untuk masuk ke negeri wool tersebut salah satunya harus lulus seleksi International English Language Testing System (IELTS). Tes toefel yang diberikanpun tidak seperti biasanya.Tes yang diberikan meliputi Academic Module serta General Training Module, tes-tes tersebut meliputi listening, reading, writing dan speaking. Nilai yang diberikan adalah 1-9 dimana 9 adalah sudah masuk sebagai kategori traning profesional sedangkan standar umum yang biasa lolos ke IDP adalah 5 - 5.5. Wow ngeriiii… bisa dapat 2.5 aja dah untung banget :-) (padahl 2 termasuk kategori jarang berbahasa inggris)
IDP Education Australia, Jakarta adalah salah satu dari 90 perwakilan dari IDP Education Australia, yaitu organisasi pelayanan pendidikan yang membantu siswa-siswi di 50 negara yang ingin belajar di Australia. Di Indonesia, IDP memiliki sebelas kantor di berbagai propinsi..
Subhanalloh… jadi pengen kuliah gratis ke luar negeri :-) kemarin juga sempat ditanya begini : “mau ke negara mana, kalau dapat beasiswa kuliah gratis ke luar negeri?” kalau saya yang jawab mah, “kemana saja, tergantung yang ngasih beasiswanya… dah gratis, pake nawar lagi hehe…..”
Kemanapun dan dimanapun kita berada nantinya, jangan pernah lupa asal kita ditanam dan siapa yang menenam… Semoga bermanfaat. :-)
Wassalamu’alaikum wr.wb

Jalin Ukhuwah

Assalamu’alaikum Wr. Wb
“Cyber MQ Jogja, bareng-bareng ciptakan pencerahan hati menuju perbaikan diri”
Sahabat MQ Jogja dan sekitarnya, insyaallah ahad pertama bulan Februari tepatnya tanggal 5 ada acara “Jalin Ukhuwah Bersama di Dunia Nyata” dengan lokasi di halaman sayap utara Masjid Kampus UGM (MasKam). Kumpul jam 9.00 wib. Ditunggu ya….. Semoga acara ini bermanfaat dan mendapat Ridho dari Allah swt. Aamiiin
Rajut ukhuwah semangat dalam Dakwah, Syi’ar Islam bergerak dimanapun kita berpijak.
Gapai Cinta Illahi dengan yang Syar’i.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

AIR TAWAR DI LAUT ASIN

Dan Dia yang menjadikan dua laut, yang satu asin dan pahit rasanya, dan yang lain tawar manis rasanya. Dan dijadikan-Nya dinding pemisah antara keduanya.
(Q.S. Al Furqan 25: 53)

Bila kita naik mobil dari Bandara King Abdul Aziz menuju pusat kota Jeddah, kira-kira di setengah perjalan, disebelah kanan di tepi Laut Merah akan tampak pipa-pipa menjulang tinggi mengeluarkan asap. Itu merupakan pabrik instalasi penyulingan air laut untuk memasok kebutuhan air tawar sejumlah 38 ribu m3 per hari bagi penduduk kota Jeddah. Dalam Arrab News, 11 Juli 2004, ada ulasan tentang instalasi penyulingan air laut tadi. Para insinyur kawatir kalau terjadi sabotase atau serangan teroris terhadap instalasi tadi berarti bencana kehausan bagi Jeddah. Seorang wanita ahli tehnik bernama Dr. Amal al Iraqi, yang menjabat direktur perusahaan Nafia Water, mengusulkan alternative yang sesuai dengan isyarat Al Qur’an surat Al Furqan (25) ayat 53. Yakni mengambil air dari sumber mata air tawar di dasar laut.dalam penelitiannya bersama para ahli Prancis dari Nymphaea Water, disepanjang dasar Laut Merah yang asin terdapat beribu-ribu titik sumber mata air tawar. Sumber-sumber air tawar ini mengeluarkan air terus-menerus dan tidak bercampur dengan air laut di sekitarnya yang asin, seolah-olah ada dinding selubang yang membatasinya. Tepat seperti yang disebut dalam Al Qur’an. Subhanallah, Nabi Muhammad saw. tidak pernah menyelam di Laut Merah. Bagaimana beliau bias mengetahui hal ini? Hal tak terbantahkan ini merupakan bukti mukjizat Al Qur’an. Masihkan manusia mengingkari?

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang masih kamu dustakan?” (Q.S Ar-Rahman 55:13)

Pada zaman purbakala, mata air tawar ini berada di daratan. Karena gerakan geologis, daratan tadi terbenam, atau sebaliknya permukaan laut yang naik, kini daratan tadi berada di dasar laut. Tetapi tenggelamnya tidak menghentikan pancaran mata air itu. Mereka tetap mengalirkan air tawar itu dengan tingkat keasinan (salinitas) kurang dari 1,4 gram per liter dan temperature 17oC. Debitnya di musim panas 80 liter per detik dan dimusim lain 120-150 liter per detik. Dengan teknologi khusu, air tadi tinggal dialirkan melalui pipa untuk memenuhi kebutuhan kota-kota di sepanjang pantai Laut Merah, atau bias juga dikemas dalam botol. Teknologinya sederhana, tidak merusak ekosistem dan biayanya hanya seperempat dari instalasi penyulingan air laut model sekarang. Juga lebih aman karena sangat sulit dijadikan sasaran bom. Pierre Becker dan Thierry Carlin, penemu system teknologi tadi, pertama kali melalukan uji coba di mata air dasar laut di perbatasan Prancis-Italia. Menurut mereka sumber-sumber mata air tawar terdapat diseluruh dasar laut di dunia. Allahu Akbar.

Menurut Edgren (1993) 50-70% penduduk dunia, atau 5,3 miliar manusia tertempat tinggal dikawasan pesisir. Sedangkan menurut Cicin Sain dan Knecht (1998), dua pertiga kota besar di dunia berada di pesisir. Dengan pertambahan penduduk dan industri yang pesat, sumber air tawar dataran akan segera terkuras habis. Tetapi AlQur’an mengisyaratkan bahwa manusia bias menggali sumber mata air dasar laut untuk mengatasinya. Maha Besar Allah.

Sumber: “Percikan Sains Dalam Al Quran, Menggali Inspirasi Ilmiah”, Ir. H. Bambang Pranggono, MBA, IAI”

BlogRoll :

Links :

MQCC Jogja Photo :

www.flickr.com
klubmq.jogja's photos More of klubmq.jogja's photos

Credit & Affilliate :

Counter :