Pernikahan Dini

sebagaimana kita ketahui saat ini, godaan dunia semakin melemahkan iman kita, jika kita tidak selalu istiqomah dijalanNYA

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (Ar-Rum: 21)

menikah merupakan keharusan bagi setiap pribadi muslim yang berkemampuan dan takut terjerumus dalam perbuatan dosa. Siapa saja yang telah memiliki bekal menikah hendaknya ia segera menikah,karena dikhawatirkan ia terjatuh dalam perbuatan dosa.

Dasarnya adalah sabda RasuluLlah:

Wahai para pemuda, siapa saja di antara kamu yang memiliki kemampuan hendaknya ia segera menikah. Karena menikah itu akan lebih menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Barangsiapa yang belum mampu,maka ibadah shaum (puasa) merupakan salah satu peredam nafsu syahwat baginya. (Shahih Bukhari IX/106), Muslim IX/172)

Jangan sampai ia membiarkan syaithan menghembuskan ke dalam relung hatinya,sehingga ia merasa tidak mampu menikah,sementara orang-orang zaman sekarang sudah demikian rusak, urusan semakin rumit, dan biaya hidup semakin sulit. Dan jika ia telah membulatkan tekad untuk menikah, hendaklah ia melakukan shalat istikharah

Janji Allah Bagi Orang Yang Akan Menikah

Tiga golongan orang yang pasti mendapat pertolongan Allah, yaitu budak mukatab yang bermaksud untuk melunasiperjanjiannya, orang yang menikah dengan maksud memelihara kehormatannya, dan yang berjihad di jalan Allah. (HR Turmudzi, An-Nasa’i, Al-Hakim dan Daruquthni)

Tiga orang yang akan selalu diberi pertolongan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah SWT., seorang penulis yang selalu memberi penawar, dan seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya(HR Thabrani)
Darwis: Bukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah (HR At-Thabrani)

Bukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah (HR At-Thabrani)

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nuur: 32)

dari sumber di atas , maka dalam diri kita wajib meyakini akan pertolongan Allah
Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.

Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?.

Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kitalihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?

Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.

9 Comments so far

  1. Reni> @ January 8th, 2006

    Sungguh indah tujuan suatu pernikahan.
    Saat menghadapi problematika dimana adakalanya seseorang yg telah siap untuk menikah namun jodoh belum kunjung datang. Atau saat kita sudah siap dan sudah ada jodoh untuk kita, namun justru faktor keluarga yg menghambatnya.Baaimanakah kita harus menyikapinya? sebab jika kita salah, maka akan timbul masalah baru yang dapat menimbulkan perpecahan.

  2. reni> @ January 11th, 2006

    Ups… kok namanya jadi reni ya? :-/

  3. Ine> @ January 27th, 2006

    ehm…ehmm… kira2 siapa yg paling duluan nyusul ya…..he3, Reni kah??….:D

  4. reni> @ January 27th, 2006

    kayaknya reni ngalah deh, kasih kesempatan yang lain dulu. Lagian pelangkahnya berat sih.. ya gak en? (sambil nglirik kanan kiri :-D )

  5. Nuur> @ January 28th, 2006

    Gimana?Ada yg bisa kasih solusi ngga masalah yg di ungkapin mba reni di atas?? apalagi klo nyangkut masalah keluarga,ehmm …salah melangkah bisa menimbulkan masalah baru.

  6. Eni> @ January 31st, 2006

    Iya ren, kayaknya kasih kesempatan kakak tingkat dulu ya, coz plangkahnya berat ( sambil lihat kanan kiri juga :) :)…)
    Nuur ( ini Nuur yg mana ya??) masalahe reni hny pada plangkahnya saja kok, he3…….

  7. ana> @ February 20th, 2006

    NIKAH NIKAH NIKAH NIKAH NIKAH..jadi inget sms-nya kang darwis :-D . Adhuh…klo ngomong soal yang satu ini bikin hati makin dag dig dug duerr…

  8. adi> @ March 19th, 2006

    asikde nikah dini!

  9. Dhiya> @ November 16th, 2006

    Nikah dini…
    wah kalo pas dapetnya pasangan yang sholeh/sholehah, asyik nich…
    ada tempat berbagi ilmu, diskusi, berbagi fikiran, saling menguatkan dan memberi support satu sama lain, pokoke inget aja sama 4JJl, kan satu visi, sama2 mencari cinta IIlahi, tapi kalo pas dapetnya akhlaqnya “diragukan” piye?
    lebih OK lagi kalo dapet 3T (taqwa, tampan, n tajir)…
    Wuih… alhamdulillah banget :)

  10. Leave a reply

    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

BlogRoll :

Links :

MQCC Jogja Photo :

www.flickr.com
klubmq.jogja's photos More of klubmq.jogja's photos

Credit & Affilliate :

Counter :